Cara Membuat Blog Untuk Google Adsense


Kemudahan dalam hal kemajuan teknologi membuat orang-orang tidak susah untuk menaru pundi-pundi rupiah. Kalau orang forum biasa bilang, kerja apa aja yang penting halal dan dapur ngebul, kurang lebih seperti itu. Bersamaan dengan ini saya mau berbagi cerita mengenai bagaimana saya memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menghasilkan uang. Yaaa “DUIT”.
Bukan hal baru sebenarnya ketika saya menulis artikel ini, sebenarnya jauh disana di suatu tempat orang-orang sudah bisa menghasilkan uang dengan memanfaatkan kemajuan teknologi ini. Bukan hal itu yang akan saya bahas, saya akan membahas mengenai bagaimana cara membuat blog berkualitas untuk adsense. Ya kita ketahui banyak orang sukses dengan berbisnis yang satu ini, Adsense, katakanlah seperti itu. Baik itu berbasis web dengan atau dengan youtube.
Sebelum masuk ke cara membuat blog nya, saya mau jelasin dulu sebelumnya.

Apa itu Adsense?

Google Adsense
Gambar dari Google

Buat kamu yang belum tahu, Adsense adalah salah satu penyedia layanan iklan, termasuk kedalam Bisnis Online juga. Kita dibayar untuk mengiklankan suatu produk di web atau video youtube kita. Sederhananya seperti itu. Mungkin kamu pernah melihat pada suatu website seringkali ada iklan di pinggir atau diatas artikelnya, nah itu adsense, kalua di youtube, biasanya kamu akan menunggu 5 detik ketika hendak memutar video yang kamu mau. Gimana sudah agak mengenal Adsense? Nanti saya akan bahas lebih dalam mengenai Adsense.
Untuk memulai bisnis Google Adsense atau menjalin kerjasama dengan Adsense ini, kamu perlu membuat sebuah web atau blog. Jujur saya bukan pakar mengenai trik lolos daftar adsense, hanya saja saya berbagi mengenai pengalaman saya dalam hal Adsense basis Web.
Hal pertama yang mesti kamu perhatikan dalam membuat blog atau website agar sesuai dengan kehendak Adsense, yaitu fast loading, artinya apa? website kamu kamu memiliki loading yang cepat, kebayang kalau misalnya website kamu lambat atau lemot, sebelum pengunjung baca artikel aja mereka udah males karena lama buat keteu artikelnya. Jadi buatlah website dengan loading yang cepat. Untuk membuat loading cepat ini kamu harus mempertimbangkan hosting yang akan kamu pakai (jika menggunakan Self Host) serta tema websitenya atau tampilan. Biasanya tampilan yang sederhana akan membuat suatu website lebih ringan.
Hal kedua, buat artikel yang menarik, jika kamu ingin belajar lebih dalam mengenai bisnis ini, maka saya sarankan untuk banyak membaca, fungsinya ialah untuk menambah kosa kata kamu, jadi ketika kamu membuat sebuah artikel, pengunjung akan nyaman dan enak dibaca, dengan kata lain buat artikel dengan inspirasi yang mengalir di kepala berdasarkan bacaan, saya sarankan jangan copy paste, karena google tidak suka akan hal ini. Ingat content is king, artinya google selalu mempertimbangkan keunikan artikel yang ada di website ketika akan mendaftarkannya pada Adsense.
Ketiga, jika sudah membuat artikel dan mengubah tampilan menjadi lebih ringan, hal selanjutnya ialah mengundang google agar bisa mengindeks semua artikel yang kamu tulis, ini bisa menggunakan google console webmaster, kamu hanya perlu submit web kamu ke console lalu mulailah secara otomatis web kamu akan masuk ke dalam data base google. Biasanya proses indeks ini memerlukan waktu yang tidak sampai satu hari.
Google Adsense
Gambar  dari Google

Tahap ke empat. Namun, sebenarnya untuk ketiga tahap diatas kamu sudah bisa membuat website berkualitas untuk adsense, namun tinggal seberapa tekun dan rajin kamu nulis di website, dan seberapa jauh keingintahuan kamu untuk mendatangkan pengunjung ke website kamu.
Jadi, membangun website yang disukai google untuk keperluan Adsense, tidak ada hal yang instan, mungkin saya menjelaskan kurang jelas atau gimana, nyatanya saya juga ketika membangun suatu website memerlukan waktu yang tiak sebentar. Perlu diingat bahwa membuat website dengan tulisan sendiri akan memberikan kebanggan tersendiri, terlebih jika banyak dibaca oleh orang banyak dan selalu direkomendasikan kepada orang lain pula.

Comments


EmoticonEmoticon